oleh: admin pada: 22/09/2024 07:09 Panduan Lengkap Tata Cara Umroh Sesuai Sunnah

Panduan Lengkap Tata Cara Umroh Sesuai Sunnah

Umroh merupakan ibadah yang sangat dianjurkan bagi umat Islam dan dapat dilakukan kapan saja sepanjang tahun. Meskipun tidak diwajibkan seperti haji, umroh memiliki keutamaan yang besar dan merupakan kesempatan untuk mendekatkan diri kepada Allah. Bagi Anda yang akan melaksanakan umroh, memahami tata cara yang benar sesuai sunnah adalah hal penting agar ibadah diterima dan mendatangkan pahala yang maksimal. Berikut adalah panduan lengkap tata cara umroh sesuai sunnah yang dapat Anda jadikan panduan.

 1. Persiapan Sebelum Berangkat Umroh
Sebelum memulai perjalanan umroh, penting untuk mempersiapkan segala sesuatunya baik secara fisik maupun spiritual. Lakukan hal-hal berikut:

- **Niat yang Ikhlas**: Umroh harus dilaksanakan dengan niat hanya karena Allah SWT, bukan untuk mendapatkan pujian atau kepentingan duniawi lainnya.
- **Bersihkan Diri**: Sebelum mengenakan pakaian ihram, disunnahkan untuk mandi besar (mandi janabah) dan memotong kuku serta mencukur rambut yang perlu.
- **Pakaian Ihram**: Bagi laki-laki, kenakan dua helai kain ihram (tanpa pakaian dalam atau yang berjahit). Bagi perempuan, gunakan pakaian yang menutup aurat dengan syar'i, namun tidak disyaratkan menggunakan kain ihram khusus.

 2. Memulai Ihram di Miqat
**Miqat** adalah tempat atau batas di mana jamaah harus memulai niat umroh dan mengenakan ihram. Ketika Anda sudah berada di miqat, lakukan hal berikut:

- **Shalat Sunnah Ihram**: Disunnahkan untuk melaksanakan shalat sunnah dua rakaat sebelum memulai niat umroh.
- **Niat Umroh**: Setelah shalat sunnah, niatkan dalam hati untuk melaksanakan umroh. Bacalah **talbiyah** sebagai bentuk niat dan deklarasi kepada Allah:
  
  _"Labbaikallahumma umroh."_
  
  Artinya: *"Aku memenuhi panggilan-Mu ya Allah, untuk melaksanakan umroh."*

- **Mengulang Talbiyah**: Setelah niat, bacalah talbiyah berulang-ulang selama perjalanan menuju Makkah:

  _"Labbaik Allahumma labbaik, labbaika laa syarika laka labbaik. Innal hamda wanni'mata laka wal mulk, laa syarika laka."_

  Artinya: *"Aku datang memenuhi panggilan-Mu, ya Allah. Aku datang memenuhi panggilan-Mu, tidak ada sekutu bagi-Mu. Segala pujian dan kenikmatan adalah milik-Mu, begitu juga kerajaan. Tidak ada sekutu bagi-Mu."*

 3. Tiba di Masjidil Haram
Setelah tiba di Makkah, segera menuju ke **Masjidil Haram** untuk melakukan rangkaian ibadah umroh. Pastikan Anda tetap dalam keadaan ihram hingga umroh selesai. Berikut langkah-langkah yang perlu dilakukan di Masjidil Haram:

- **Memasuki Masjidil Haram**: Disunnahkan untuk masuk masjid melalui pintu Bab as-Salam sambil mengucapkan doa masuk masjid dan terus melafalkan talbiyah.
- **Tawaf**: Setelah memasuki Masjidil Haram, Anda akan langsung melihat **Ka'bah**. Saat memulai **tawaf** (mengelilingi Ka'bah), lakukan langkah-langkah berikut:
  1. Mulai dari **Hajar Aswad** dengan menghadap ke arahnya dan melambaikan tangan atau mengecupnya jika memungkinkan, sambil membaca **“Bismillah, Allahu Akbar”**.
  2. Lakukan **tawaf tujuh putaran** dengan posisi Ka'bah di sebelah kiri Anda. Setiap kali melewati Hajar Aswad, Anda dianjurkan melambaikan tangan kembali sambil mengucapkan takbir.
  3. Dianjurkan untuk berdoa dan berdzikir selama tawaf, terutama di antara Rukun Yamani dan Hajar Aswad, dengan membaca:  
     
     _"Rabbanaa aatinaa fid dunyaa hasanah wa fil aakhirati hasanah wa qinaa 'adzaaban naar."_

     Artinya: *"Ya Tuhan kami, berikanlah kepada kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, serta peliharalah kami dari siksa api neraka."*
  
  4. Jika memungkinkan, lakukan **Ramal** (berjalan cepat) pada tiga putaran pertama bagi laki-laki.

 4. Shalat di Maqam Ibrahim
Setelah selesai tawaf, carilah tempat yang memungkinkan di sekitar **Maqam Ibrahim** untuk melaksanakan **shalat sunnah dua rakaat**. Pada rakaat pertama, bacalah surah **Al-Fatihah** diikuti dengan **Al-Kafirun**, dan pada rakaat kedua, bacalah surah **Al-Fatihah** diikuti dengan **Al-Ikhlas**.

 5. Minum Air Zamzam
Setelah melaksanakan shalat di Maqam Ibrahim, disunnahkan untuk meminum **air zamzam**. Anda bisa mengambil air dari tempat yang sudah disediakan di sekitar Masjidil Haram. Minumlah sambil berdiri dan berdoa sesuai hajat Anda.

 6. Sa’i antara Shafa dan Marwah
Setelah selesai dengan tawaf, Anda perlu melakukan **Sa'i**, yaitu berjalan bolak-balik antara bukit **Shafa** dan **Marwah** sebanyak tujuh kali. Berikut panduannya:

1. Mulai di **Bukit Shafa**, menghadap ke Ka'bah sambil membaca:  
   _"Inna ash-shafa wal marwata min sya'aairillah..."_  
   Setelah itu, lanjutkan dengan doa dan niat melaksanakan sa'i.
   
2. Berjalan dari Shafa menuju **Marwah**, dan lakukan lari-lari kecil (berlari) pada bagian tertentu yang ditandai dengan lampu hijau (khusus bagi laki-laki).

3. Setelah mencapai Marwah, ini dihitung satu putaran. Ulangi hingga Anda menyelesaikan tujuh putaran, di mana putaran terakhir berakhir di Marwah.

 7. Tahallul (Memotong Rambut)
Setelah selesai melakukan sa’i, langkah terakhir dalam umroh adalah **tahallul**, yaitu memotong rambut sebagai tanda keluar dari ihram. Laki-laki dianjurkan untuk mencukur rambut secara keseluruhan, sedangkan perempuan cukup memotong sedikit ujung rambutnya (sekitar seujung jari).

 8. Menyelesaikan Umroh`
Dengan dilakukannya tahallul, ibadah umroh Anda telah selesai. Anda sekarang sudah boleh mengenakan pakaian biasa dan segala larangan ihram telah dicabut.